Pagiku menjelang senja
Ketika panas sang surya menerpa jiwa
Kau masih bertengadah dalam alunan do’a
Ku panjatkan puji dalam segala asa
Mengartikan sesuatu yang ku pinta
Di usia diri yang yang beranjak dewasa
Meniti sebuah angan yang merata
Begitu banyak impian yang tercinta
Namun tak ada mimpi yang mampu tercipta
Masih tersimpan dalam mimpi yang nyata
Berharap disuatu arahan masa
Semoga itu bukan harapan belaka
Kau korbankan sesuatu yang berwujud cinta
Demi menggapai angan dan cita
Ku gapai jari dalam angan yang meminta
Hanya sakit sang air mata
Ku relakan jauh dari orang tua
Menahan rasa kangen yang pernah ada
Ku terima makan seadanya
Agar nanti ilmuku yang berguna untuk semua
Dan menjadi penuntutku di akhirat perantara dunia

0 komentar:
Posting Komentar